Senin, 24 Juni 2013

Integrasi

Manajemen Integrasi Proyek
Manajemen Integrasi Proyek
Mencakup pekerjaan untuk mengoordinasikan semua area pengetahuan yang lain sepanjang siklus hidup proyek.
9 Knowlegde Areas
Kunci sukses proyek:
Manajemen Integrasi Proyek yang Baik
Manajer proyek hrs mengkoordinasi semua knowledge areas selama siklus hidup proyek
Bbrp manajer proyek yg “baru” mpy masalah dlm melihat “big picture” dan ingin fokus ke banyak detail
Manajemen integrasi proyek tdk sama dgn integrasi software
Proses Manajemen Integrasi Proyek
Membuat project charter: bekerja sama dgn stakeholder utk membuat dokumen yg scr formal memberikan kewenangan utk menjalankan proyek
Membuat pernyataan awal ttg lingkup proyek: bekerja sama dgn stakeholder, terutama user dari produk (jasa) hasil proyek utk mengembangkan lingkup proyek yg berkualitas tinggi dan membuat pernyataan awal ttg lingkup proyek
Membuat rencana manajemen proyek: mengkoordinir semua usaha perencanaan utk membuat sebuah dokumen yg koheren dan konsisten, yaitu rencana manajemen proyek
Proses Manajemen Integrasi Proyek
Mengarahkan dan memanajemen eksekusi proyek: menjalankan renc manajemen proyek dgn melaksanakan aktivitas-aktivitas yg tercakup di dalamnya
Memonitor dan mengendalikan pekerjaan proyek: memantau pekerjaan proyek utk menjaga kinerjanya tetap pd tujuan proyek
Melaksanakan kendali perubahan terintegrasi: mengkoordinir perubahan yg mempengaruhi hasil-hasil proyek dan aset-aset proses organisasional
Menutup proyek: mengakhiri semua aktivitas proyek utk scr formal menutup proyek
Rencana Strategis dan Seleksi Proyek
Rencana strategis mencakup pendefinisian tujuan jangka panjang, memprediksikan kecenderungan di masa depan, dan memproyeksikan kebutuhan akan produk-produk atau jasa-jasa baru
Organisasi seringkali melaksanakan analisis SWOT
           Strength – Weaknesses – Opportunities – Threats
Sbg bagian dr rencana strategis, organisasi hrs:
-Mengidentifikasi proyek-proyek yg potensial
-Menggunakan metode yg realistis utk memilih proyek mana yg akan dikerjakan (proses seleksi)
-Memformalkan proyek dgn membuat project charter
Mengidentifikasi Proyek-proyek Potensial
Bbrp organisasi mengikuti proses perencanaan utk memilih atau menyeleksi proyek-proyek IT
Adl sangat penting utk menyelaraskan proyek IT dgn strategi bisnis
Proses Perencanaan IT
Metode Seleksi Proyek
Metode utk seleksi proyek mencakup:
                     Fokus pd kebutuhan organisasi scr meluas
                     Membuat kategori proyek-proyek IT
                     Melakukan net present value atau analisis finansial yg lain
                     Menggunakan model penilaian dengan pembobotan
                     Menggunakan penilaian berimbang
Fokus pd kebutuhan organisasi
Seringkali sangat sulit utk menilai bbrp proyek IT, namun biasanya semua orang menyetujui bahwa proyek tsb mpy nilai yg tinggi
Tiga kriteria penting utk sebuah proyek:
Bahwa proyek tsb mmg dibutuhkan
Bahwa ada dana tersedia utk proyek tsb
Bahwa ada keinginan kuat utk membuat proyek tsb sukses
Kategorisasi Proyek IT
Salah satu kategorisasi adl bgmn proyek memberikan respon pd:
Problem atau masalah
Peluang
Pengarahan (directive)
Kategorisasi yg lain berdasar pd waktu yg dibutuhkan utk menyelesaikan proyek atau tanggal penyelesaian proyek
Kategorisasi juga bisa berdasar prioritas proyek scr keseluruhan
Analisis Finansial Proyek
Pertimbangan finansial biasanya mrpk aspek penting dlm proses seleksi proyek
Tiga metode utk menentukan nilai finansial proyek:
Analisis NPV (Net Present Value)
ROI (Return on Investment)
Analisis payback
Analisis Net Present Value
1000 rupiah sekarang lebih berharga dibandingkan dengan 1000 rupiah lima tahun lagi
Analisis Net Present Value (NPV) adl metode utk menghitung laba atau rugi scr moneter dr sebuah proyek dgn tanpa memperhitungkan cash inflows and outflows di masa mendatang
Proyek dgn NPV positif dpt dipertimbangkan jika nilai finansial mrpk kriteria utama
Semakin tinggi NPV maka akan semakin baik
Analisis Net Present Value
Present Value (PV)
Nilai sekarang dari penerimaan (uang) yang akan didapat pada tahun mendatang
Net Present Value (NPV)
Selisih antara penerimaan dan pengeluaran per thn
Discount Rate
Bilangan yang dipergunakan untuk mendiscount penerimaan yang akan didapat pada tahun mendatang menjadi nilai sekarang.
Discount rate dapat dilihat dari tabel discount rate yang telah ditentukan oleh tingkat suku bunga (i) dan tahun (t)

Analisis Net Present Value
Untuk menghitung discount rate :
Rumus :
           
            d = discount rate
            i  = interest rate
     t = tahun

Cont: discount rate pada tahun ke-5 dengan interest rate 10% = 0.621

Analisis Net Present Value
Metode Nilai sekarang bersih :
Metode ini memperhatikan nilai waktu dari uang, menggunakan suku bunga diskonto yg akan mempengaruhi  proceed atau arus dari uangnya.
Net Present Value dapat dihitung dari selisih nilai proyek pada awal tahun dikurangi dengan total proceed tiap tiap tahun yg dinilai uangkan ke tahun awal dengan tingakt bunga diskonto.
   Rumus :
      NPV  = - nilai proyek +  Proceed1/ ( 1 + i ) Ù 1  +  Proceed2 / ( 1 + i ) Ù2
                     + ……  Proceed n / ( 1+i )  2  .

Keterangan :
                       NPV =  net present value
                           i    =   tingkat bunga diskonto diperhitungkan
                           n   =   umur proyek investasi
              bila NPV bernilai lebih besar dari nol, berarti invest menguntungkan  dan dapat diterima.
Soal contoh :

  Umur investasi  adalah  4  tahun
   nilai investasi    adalah   Rp  173.000.000,-
        Proceed tahun ke 1  :  Rp 55.800.000,-
        Proceed tahun ke 2  :   Rp 74.500.000,-
        Proceed tahun ke 3  :   Rp. 97.200.000,-
        Proceed tahun ke 4  :    Rp. 108.845.000 ,-

Hitunglah  besarnya nilai NPV dengan tingkat bunga diskonto yg diperhitung
Kan 18 % per annum. Besarnya NPV adalah :

  NPV  =  -173.000.000 +    55.800.000 / ( 1 + 0,18) Ù 1 
                                        +   74.500.000/ (1+0,18) 2  +  97.200.000/ (1+0,18) 3
                                        +   108.450.000 / ( 1 + 0,18 )  4
                   
            =   -173.000.000 + 215.889.098,6
            =   Rp 42.889.098,6

Soal contoh :

  Umur investasi  adalah  3 tahun
   nilai investasi    adalah   Rp  180.000.000,-
        Proceed tahun ke 1  :  Rp 54.800.000,-
        Proceed tahun ke 2  :   Rp 64.500.000,-
        Proceed tahun ke 3  :   Rp. 99.200.000,-
     
Hitunglah  besarnya nilai NPV dengan tingkat bunga diskonto yg diperhitung
Kan 19 % per annum. Besarnya NPV adalah :

  NPV  =  -180.000.000 +    54.800.000 / ( 1 + 0,19) Ù 1 
                                   + 64.500.000/ (1+0,19) Ù2 
                              +  99.200.000/ (1+0,19) Ù3
            =   -180.000.000 + 150.464.900
               =  29.535.100
(Return on Investment)
ROI
ROI dihitung dgn mengurangi biaya proyek dari keuntungan kmd dibagi dgn biaya
           ROI = (keuntungan – biaya proyek)/biaya proyek
Semakin tinggi ROI maka proyek makin baik
Byk organisasi menentukan ROI minimum bagi proyek-proyek yg akan didanainya
IRR (Internal Rate of Return) dpt dihitung dgn membuat NPV = nol
Contoh Pengukuran ROI
PT. XYZ yang bergerak dibidang jasa perbankan akan mengadakan suatu pelatihan baga para customer service dengan durasi pelatihan selama 48 jam, jumlah perserta 50 orang dan jangka waktu perhitungan keuntungan adalah 12 bulan.
Analisis Payback
Periode Payback adl waktu yg dibutuhkan utk pengembalian modal (investasi) dlm sebuah proyek
Payback terjadi jika kumulatif keuntungan atau laba dan biaya adl lebih besar daripada nol
Byk organisasi menginginkan supaya proyek-proyek IT mpy periode payback yg cukup pendek
METODE  PENGEMBALIAN INVESTASI
    ( Return on Investment)

Untuk mengukur prosentase manfaat yg dihasilkan oleh proyek dibandingkan dengan biaya yg dikeluarkannya. ROI  dari suatu proyek investasi dapat dihitung dengan rumus  :
   
           ROI =  Total manfaat – total biaya / total biaya.

Contoh   :
                  manfaat tahun ke 1  = Rp 68.000.000,-
                  manfaat tahun ke 2  = Rp 88.000.000,-
                  manfaat tahun ke 3  = Rp 113.000.000,-
                  manfaat tahun ke 4  = Rp 125.500.000,-
                                                         ____________________  +
                    Total manfaat        =   Rp 394.500.000,-

Sedangkan total biaya yang dikeluarkan adalah :
    biaya tahun ke 0  =  Rp 173.000.000,-
    biaya tahun ke 1  =  Rp    12.200.000,-
    biaya tahun ke 2  =  Rp     13.500.000,-
    biaya tahun ke 3  =  Rp      15.800.000,-
    biaya tahun ke 4  =  Rp       17.050.000,-
                                      ___________________  +
    Total biaya               Rp    231.550.000,-

   ROI  =  (394.500.000 – 231.550.000 /  231.550.000) * 100 % = 70,373 %

Suatu proyek investasi yg mempunyai ROI lebih besar dari 0 adalah proyek yg dapat diterima. ROI sebesar 70,373% = 0,70373 , maka proyek diterima karena memberikan keuntungan sebesar 70,373 % dari biaya investasi.
Contoh Grafik Periode Payback
Model Weighted Scoring
Model weighted scoring adl tools yg menyediakan proses sistematis utk memilih proyek berdasar bbrp kriteria
Langkah-langkah dalam identifikasi:
Identifikasi kriteris penting utk proses seleksi
Menentukan bobot (persentase) utk setiap kriteria shg totalnya 100%
Menentukan nilai (skor) utk setiap kriteria utk setiap proyek
Mengalikan skor dgn bobot utk memperoleh bobot-skor total
Semakin tinggi bobot-skor, maka proyek semakin baik
Contoh Model Weighted Scoring
Implementasi Balanced Scorecard
Dibangun utk membantu memilih dan memanajemen proyek yg selaras dgn strategi bisnis
Balanced Scorecard adl metodology yg mengubah penggerak (drivers) organisasi spt layanan konsumen, inovasi, efisiensi operasional, dan kinerja finansial menjadi besaran-besaran yang terukur (defined metrics)
Akses www.balancedscorecard.org
Project Charter
Project charter adl dokumen yg scr formal memperkenalkan eksistensi (keberadaan) suatu proyek serta menentukan arah dan manajemen proyek
Para stakeholder kunci hrs menandatangai project charter shg mengetahui perjanjian terkait kebutuhan dan tujuan proyek
Project charter yg telah ditandatangani mrpk keluaran pokok manajemen integrasi proyek
Pernyataan Lingkup Awal
Pernyataan lingkup adl dokumen yg digunakan utk membuat dan memastikan pengertian lingkup proyek
Adl sangat penting utk mencegah scope creep yaitu suatu kecenderungan lingkup proyek yg semakin membesar
Biasanya dibuat pernyataan lingkup awal selama inisiasi proyek dan kemudian membuat detail lingkupnya sejalan dgn perkembangan proyek
Isi Pernyataan Lingkup Awal
Tujuan proyek
Karakteristik dan ketentuan produk atau jasa
Batasan proyek
Deliverables (hasil setiap tahap dlm proyek)
Kriteria produk yg diterima
Asumsi dan hal-hal yg menjadi rintangan proyek
Struktur organisasi proyek
Daftar resiko awal
Ringkasan jadwal proyek
Gambaran kasar besarnya estimasi biaya
Konfigurasi manajemen yg dikehendaki
Deskripsi persetujuan yg dikehendaki
Rencana Manajemen Proyek
Rencana manajemen proyek adl dokumen yg digunakan utk mengkoordinasi seluruh dokumen perencanaan proyek dan utk membantu dalam memandu pelaksanaan dan pengendalian proyek

Rencana-rencana yg dibuat dalam knowledge area yg lain mrpk bagian dari rencana manajemen proyek scr keseluruhan
Sifat-sifat Rencana Proyek
Proyek adl unik shg rencananya jg unik
Rencana proyek hrs
Dinamis
Fleksibel
Diperbaharui sejalan dgn perubahan yg terjadi
Rencana proyek akan memandu eksekusi proyek krn akan membantu manajer proyek dlm memimpin tim dan jg dlm hal mengetahui status proyek
Elemen-elemen Umum Rencana Manajemen Proyek
Pendahuluan atau gambaran umum proyek
Deskripsi bgmn proyek akan diorganisasikan
Proses-proses manajemen dan teknis yg akan digunakan
Pekerjaan yg akan dilakukan, jadwal, dan informasi anggaran
Analisis Stakeholder
Analisis stakeholder adl dokumen penting mengenai informasi ttg stakeholder (bahkan kadang mrpk informasi yg sensitif), misalnya ttg:
Nama dan organisasi stakeholder
Peran stakeholder dlm proyek
Fakta-fakta unik mengenai setiap stakeholder
Tingkat pengaruh stakeholder pd proyek
Ketertarikan stakeholder pd proyek
Saran-saran utk membina hubungan dengan setiap stakeholder
Contoh Analisis Stakeholder
Contoh Analisis Stakeholder
Eksekusi Proyek
Eksekusi proyek mencakup pengaturan dan pelaksanaan pekerjaan yg telah dideskripsikan dlm rencana manajemen proyek
Sebagian besar waktu dan biaya biasanya digunakan dlm proses ini
Wilayah penerapan (aplikasi) proyek berpengaruh scr langsung pd pelaksanaan proyek krn produk proyek dihasilkan selama pelaksanaan proyek
Koordinasi Perencanaan dan Pelaksanaan
Perencanaan dan pelaksanaan proyek mrpk dua hal yg sangat berkaitan dan tdk dpt dipisahkan
Pihak-pihak yg akan mengerjakan pekerjaan hrs membantu membuat rencana
Manajer proyek hrs memperoleh input dari tim proyek utk dpt membuat rencana yg realistis
Kepemimpinan dan Budaya yang Mendukung
Manajer proyek hrs memimpin dgn contoh yg memperlihatkan bgmn pentingnya membuat rencana yg baik kmd melaksanakan pekerjaan sesuai rencana tsb
Budaya organisasi dpt membantu pelaksanaan proyek dgn cara:
Menyediakan panduan
Tracking kinerja berdasarkan rencana
Manajer proyek mungkin hrs “melanggar aturan” utk mencapai tujuan, manajer senior hrs mendukung jika mmg hal ini terpaksa dilakukan
Skills Penting utk Pelaksanaan Proyek
Skills manajemen scr umum spt:
Kepemimpinan
Komunikasi
Skills politis
Pengetahuan dan skills dlm hal produk, bisnis, dan wilayah aplikasi
Menggunakan tools dan teknik khusus
Tools dan Teknik Pelaksanaan Proyek
Metodologi manajemen proyek. Para manajer proyek yg tlh berpengalaman percaya bhw cara yg plg efektif utk memperbaiki manajemen proyek adl dgn mengikuti metodologi yg menggambarkan apa yg hrs dilakukan dlm menjalankan proyek dan bgmn cara melakukannya
Sistem informasi manajemen proyek. Ratusan produk perangkat lunak utk manajemen proyek ada di pasaran bahkan yg dpt di akses via internet
Memantau dan Mengendalikan Pekerjaan Proyek
Perubahan adl suatu hal yg pasti dlm proyek shg sangat penting utk membuat dan mengikuti proses utk memantau dan mengendalikan perubahan tsb
Memantau pekerjaan proyek mencakup mengumpulkan, mengukur, dan menyebar-luaskan informasi kinerjanya
Dua keluaran penting dr proses pemantauan dan pengendalian pekerjaan proyek mencakup rekomendasi tindakan koreksi dan tindakan prevenntif
Kendali Perubahan Terintegrasi
Tujuan:
Mempengaruhi faktor-faktor yg menyebabkan perubahan utk memastikan perubahan tsb menguntungkan
Memastikan bahwa perubahan mmg terjadi
Mengatur perubahan itu sendiri
Sebuah baseline adl rencana manajemen proyek yg telah disetujui ditambah dgn perubahan-perubahan yg juga telah disetujui
Kendali Perubahan pd Proyek IT
Pandangan kuno: Tim proyek hrs berusaha keras utk melakukan pekerjaan tepat spt rencana, tepat waktu, dan sesuai anggaran
Permasalahan: Stakeholder jarang sekali menyetujui scr langsung mengenai lingkup proyeknya, estimasi waktu dan biaya tdk akurat
Pandangan modern: Manajemen proyek mrpk suatu proses komunikasi dan negosiasi scr berkelanjutan
Penyelesaian: Perubahan seringkali menguntungkan, dan tim proyek hrs merencanakannya
Sistem Kendali Perubahan
Sebuah proses yang terdokumentasi scr formal yg menggambarkan kapan dan bgmn dokumen-dokumen dan pekerjaan proyek berubah
Mendiskripsikan siapa yg berwenang utk membuat perubahan dan bgmn caranya
Change Control Boards (CCBs)
Sekelompok orang yg scr formal bertanggung jawab utk menyetujui atau menolak perubahan dlm suatu proyek
CCBs menyediakan panduan utk mempersiapkan permintaan perubahan, mengevaluasi permintaan perubahan, dan mengatur implementasi dari perubahan yg telah disetujui
CCBs mencakup stakeholder dari seluruh organisasi
Change Control Boards (CCBs)
CCBs dpt melakukan pertemuan, jika CCBs jarang melakukan pertemuan maka perubahan dpt memakan waktu yg lama
Peraturan lain yg biasa digunakan:
Aturan 48 jam: tim proyek membuat keputusan utk perubahan dan mpy wkt 48 jam utk mdptkan persetujuan dr manajemen tertinggi.
Aturan lain mendelegasikan perubahan kpd level manajemen paling bawah
Menutup Proyek
Utk menutup proyek mk semua aktivitas hrs diselesaikan, mentransfer pekerjaan (baik yg terselesaikan maupun yg dibatalkan) kpd pihak yg sesuai atau berwenang
Keluaran meliputi:
Prosedur penutupan scr administrasi
Prosedur kontrak penutupan
Produk atau jasa akhir atau hasil akhir
Update asset organisasi
Menggunakan Software dlm Manajemen Integrasi Proyek
Bbrp tipe sofware yg dpt digunakan:
Word processing utk membuat dokumen
Presentation software utk membuat presentasi
Spreadsheets atau databases
Communication software utk memfasilitasi komunikasi misalnya mll email
Project manajemen software
The end…